Bulan: Oktober 2022

Universitas Pendidikan Indonesia

 

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang kampus utamanya berkedudukan di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Sejak tahun 2012, UPI berstatus sebagai perguruan tinggi yang diselenggarakan pemerintah (PTP), berubah dari status sebelumnya sebagai perguruan tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN). UPI adalah perguruan tinggi yang menganut sistem multikampus yaitu dengan 6 kampus yang tersebar di dua provinsi yaitu Jawa Barat dan Banten. Kampus utama UPI berlokasi di Jalan Setiabudhi 229, Bandung. Sedangkan kampus lainnya berlokasi di Cibiru, Tasikmalaya, Sumedang, Purwakarta, dan Serang.

Baca juga : Universitas Andalas

Sejarah

Universitas Pendidikan Indonesia didirikan pada tanggal 20 Oktober 1954 di Bandung, diresmikan oleh Menteri Pendidikan Pengajaran Mr. Muhammad Yamin. Semula bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG), didirikan dengan latar belakang sejarah pertumbuhan bangsa, yang menyadari bahwa upaya mendidik dan mencerdaskan bangsa merupakan bagian penting dalam mengisi kemerdekaan. Beberapa alasan didirikannya PTPG antara lain: Pertama, setelah Indonesia mencapai kemerdekaannya, bangsa Indonesia sangat haus pendidikan. Kedua, perlunya disiapkan guru yang bermutu dan bertaraf universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang akan merintis terwujudnya masyarakat yang sejahtera.

Gedung utama UPI bermula dari puing sebuah villa yang bernama Villa Isola, merupakan gedung bekas peninggalan masa sebelum Perang Dunia II. (Pada masa perjuangan melawan penjajah, gedung ini pernah dijadikan markas para pejuang kemerdekaan). Puing puing itu dibangun kembali dan kemudian menjelma menjadi sebuah gedung bernama Bumi Siliwangi yang megah dengan gaya arsitekturnya yang asli.

Fasilitas

Pusat Pembelajaran

  • Ruang Kuliah
  • Laboratorium
  • Perpustakaan
  • Micro Teaching
  • Balai Bahasa
  • Unit Pelaksana Teknis Layanan Bimbingan dan Konseling

Teknologi Informasi

  • UPInet
  • Pusat Komputer (PUSKOM)
  • Fasilitas pada Pusat Pendidikan Komputer (PENDILKOM)

Layanan Mahasiswa

  • Asrama
  • Beasiswa
  • Santunan
  • Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM)

Sarana Umum

  • Mesjid Al-Furqan, Pusat Studi Islam (Cental For Islamic Studies)
  • Isola Resort (fasilitas Hotel dan Meeting Service)[23]
  • Poliklinik
  • Balai Pertemuan
  • Kantor Cabang BNI’46
  • Museum Pendidikan Nasional[24]
  • Kantin/kafetaria yang tersebar

Fakultas

  • Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
  • Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS)
  • Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS)
  • Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA)
  • Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK)
  • Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK)
  • Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB)

Universitas Andalas

Universitas Andalas (biasa disingkat dengan Unand) adalah perguruan tinggi negeri Indonesia yang terletak di Kota Padang, Sumatra Barat, Indonesia. Universitas ini merupakan salah satu universitas tertua di luar Pulau Jawa yang dibuka secara resmi pada tanggal 23 Desember 1955 oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta. Pada saat itu, Unand adalah universitas keempat yang diresmikan oleh Pemerintah Indonesia. Universitas Andalas terdiri dari lima belas fakultas dengan kampus utama di Limau Manis, Padang; terdapat pula kampus-kampus lain di Padang, Payakumbuh, dan Dharmasraya.

Baca juga : Universitas Telkom

Berdasarkan Evaluasi dan Klasterisasi Perguruan Tinggi Berbasis Kinerja Penelitian yang diluncurkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional pada November 2019, Universitas Andalas menempati peringkat keempat dari peguruan tinggi se-Indonesia. Sejak 2016, kampus ini telah termasuk dalam perguruan tinggi negeri klaster 1 dari Kemenristekdikti. Pada tahun 2021, Unand resmi ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) ke-13 di Indonesia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2021.

Sejarah

Periode awal (1948-1958)

Keinginan masyarakat Sumatra Barat untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi sudah ada sejak memasuki abad ke-20. Hal itu dapat dipahami karena pada masa itu sudah muncul golongan intelektual dan cendekiawan yang peduli dengan pendidikan anak bangsa. Namun, Pemerintah Kolonial Belanda tidak memberi kesempatan sedikit pun untuk mewujudkannya. Gagasan itu kembali mengemuka seiring diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945

Era pergolakan (1958-1961)

Beberapa bulan setelah meresmikan Unand, Bung Hatta yang tidak sepaham lagi dengan Presiden Soekarno meletakkan jabatannya sebagai Wakil Presiden. Sehingga berakhirlah Dwi Tunggal Soekarno-Hatta. Beberapa tokoh militer dan politik pun kemudian bersepakat untuk “menegur” pusat dengan mendirikan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan menjadikan Sumatra Tengah, khususnya Sumatra Barat sebagai basisnya.

Orde Baru dan Reformasi (1961-kini)

Seiring dengan berakhirnya PRRI, Unand kembali menata perkembangannya. Pada tahun 1961, Unand membuka kembali Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan memindahkannya ke Padang. Sedangkan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA) baru dapat dibuka setahun kemudian dan itupun cuma dengan satu jurusan, yaitu Biologi. Selanjutnya, Perguruan Tinggi Ekonomi yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Pancasila pada tanggal 7 September 1957 menggabungkan diri dengan Unand.

Fakultas

  • Hukum
  • Pertanian
  • Kedokteran
  • Matematika dan IPA
  • Ekonomi
  • Peternakan
  • Ilmu Budaya
  • Program Pascasarjana
  • Teknik 13 Mei 1993
  • Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Farmasi 15 Mei 2008
  • Teknologi Pertanian
  • Kesehatan Masyarakat
  • Teknologi Informasi
  • Keperawatan
  • Kedokteran Gigi

Universitas Telkom

Universitas Telkom atau Telkom University (Tel-U) adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Tel-U telah beberapa kali menduduki peringkat pertama Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia serta masuk jajaran Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia. Tel-U juga menjadi Universitas Swasta Pertama Indonesia yang Terakreditasi Unggul oleh BAN-PT. Universitas Telkom berdiri pada 14 Agustus 2013 dari gabungan empat institusi yang berada di bawah badan penyelenggara Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), yaitu Institut Teknologi Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Politeknik Telkom, dan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom (STISI Telkom).

Baca juga : Universitas Pendidikan Indonesia

Sejarah

Universitas Telkom berdiri pada tanggal 14 Agustus 2013 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nomor 309/E/0/2013. Universitas Telkom adalah penggabungan empat Perguruang Tinggi di bawah Yayasan Pendidikan Telkom, yaitu Institut Teknologi Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Politeknik Telkom, dan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom (STISI Telkom). Institut Teknologi Telkom sebelumnya adalah Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT Telkom). Institut Manajemen Telkom sebelumnya adalah Sekolah Tinggi Manajemen dan Bisnis Telkom (STMB Telkom). STT Telkom dan STMB Telkom didirikan pada tahun 1990 atas prakarsa PT Telkom yang saat itu dipimpin oleh Direktur Utama Ir. Cacuk Sudarijanto. Kedua sekolah tinggi tersebut merupakan perguruan tinggi pertama di Indonesia yang memiliki kekhususan pendidikan dalam bidang industri pertelekomunikasian serta teknologi informasi.

Fakultas

  • Fakultas Teknik Elektro
  • Fakultas Rekayasa Industri
  • Fakultas Informatika
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Komunikasi dan Bisnis
  • Fakultas Industri Kreatif
  • Fakultas Ilmu Terapan
  • Fakultas Informatika
  • Fakultas Rekayasa Industri
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Komunikasi dan Bisnis
  • Fakultas Industri Kreatif

Pusat Penelitian

  • Pusat Penelitian Human Centric Engineering (HUMIC)
  • Pusat Penelitian Advanced Creative Networks (AdCNet)
  • Pusat Penelitian ICT Business and Public Policy
  • Pusat Penelitian Digital Business Ecosystem
  • Pusat Penelitian Advanced Wireless Technology (AdWiTech)
  • Pusat Penelitian Supply Chain Research Center(eSCRC)

Universitas Negeri Malang

Universitas Negeri Malang ( UM ) merupakan perguruan tinggi negeri yang terletak di Malang dan Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Universitas yang didirikan pada tanggal 18 Oktober 1954 ini sebelumnya bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru Malang, lalu IKIP Malang (1964–1999) yang membuatnya menjadi salah satu IKIP tertua di Indonesia. Rektor UM saat ini dijabat oleh Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. sejak 26 Oktober 2022.

Baca juga : Universitas Bengkulu

Sejarah

Cikal bakal Universitas Negeri Malang adalah Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) di Malang yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Mr. Mohammad Yamin, pada tanggal 18 Oktober 1954 berdasarkan SK Nomor 38742/Kab tanggal 1 September 1954. Bersamaan dengan itu pula, Prof. Sutan Adam Bachtiar ditugaskan sebagai Rektor PTPG Malang.

Pada awal pendiriannya, PTPG Malang mempunyai lima jurusan perintis, yaitu Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Sejarah dan Budaya, Ilmu Ekonomi, serta Ilmu Pasti Alam. Adapun, perkuliahan diselenggarakan di gedung SMA Tugu (sekarang SMA Negeri 1, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 4 Malang). Setahun kemudian, tepatnya sejak tanggal 20 Juni 1955, PTPG memiliki gedung sendiri di bekas Hotel Splendid yang terletak di Jalan Tumapel 1, Malang.

Pada tanggal 10 November 1954, didirikan suatu universitas baru di Jawa Timur, yaitu Universitas Airlangga (Unair) yang terletak di Surabaya. Sebagai konsekuensinya, berdasarkan PP Nomor 71/1958, PTPG secara formal berubah status menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unair. Pada tahun 1958, atas jasa Wali Kota Malang saat itu, Sarjono, lembaga ini mendapatkan sebidang tanah untuk membangun kompleks kampus yang terletak di Jalan Semarang 5, Malang. Pada tanggal 3 Januari 1963, terbit Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 35/1964 yang menetapkan bahwa IKIP Malang memiliki cabang di:

  1. Surabaya, berasal dari cabang FKIP Universitas Airlangga.
  2. Madiun, berasal dari Cabang FKIP Universitas Airlangga.
  3. Singaraja, berasal dari FKIP Universitas Udayana.
  4. Kupang dan Ende, berasal dari FKIP Universitas Nusa Cendana.

Pada tanggal 20 Mei 1964, bertempat di Gedung SKMAN Malang, dilangsungkan upacara peresmian IKIP Malang yang menandai
berpisahnya lembaga tersebut dari Universitas Airlangga. Dari hasil reorganisasi, IKIP Malang memiliki empat fakultas, yaitu:

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).
  2. Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS).
  3. Fakultas Keguruan Ilmu Sosial (FKIS).
  4. Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta (FKIE).

Fakultas

  • Fakultas Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Sastra
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ilmu Keolahragaan
  • Fakultas Ilmu Sosial
  • Fakultas Pendidikan Psikologi

Universitas Bengkulu

Universitas Bengkulu (Unib) adalah perguruan tinggi negeri di Provinsi Bengkulu, Indonesia yang berdiri pada 24 April 1982 berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 17 tahun 1982 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Daud Yusuf. Unib masuk dalam daftar “50 Universitas Terbaik di Indonesia” versi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Kampus Unib terletak di 4 lokasi berbeda yaitu Kandang Limun (Kompleks Kampus Utama), Cimanuk, Air Sebakul, dan juga Padang Harapan.

Baca juga : Universitas Negri Semarang

Sejarah

Universitas Bengkulu (UNIB) didirikan berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 17 tahun 1982 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Daud Yusuf. Pada saat yang sama dilantik Rektor UNIB pertama, Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo (UGM) untuk masa jabatan 1982-1986. Dr. Ir. Soekotjo (UGM), yang sebelumnya menjabat Pembantu Rektor I, memimpin UNIB untuk periode 1986-1990.

Untuk periode 1990-1995 Dr. Ir. Nitza Arbi (UNAND) diberi kepercayaan memimpin UNIB. Tahun 1995 sampai dengan 2005 jabatan Rektor UNIB dipegang oleh Prof. Dr. H Zulkifli Husin, S.E, M.Sc. (UNSYIAH). Sejak 2005 sampai dengan 2013 Rektor UNIB dijabat oleh Prof. Ir. Zainal Muktamar, Msc., Ph.D. Rektor ke-6 Unib dipimpin oleh Dr. Ridwan Nurazi, S.E.,M.Sc., Ak dengan masa jabatan 2013-2017 dan 2017-2021. Pada tanggal 5 Oktober 2021, Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E., M.Sc. dilantik sebagai Rektor ke-7 Universitas Bengkulu.

Kendala utama yang dihadapi pada saat proses pendirian UNIB berdasarkan hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh Universitas Sriwijaya di antaranya yaitu tidak tersedianya tenaga edukatif, sehingga pada waktu itu disimpulkan bahwa di Bengkulu belum layak didirikan sebuah universitas negeri. Kendala tersebut akhirnya dapat diatasi setelah Gubernur Soeprato menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta atas petunjuk Presiden Soeharto.

Realisasi dari hasil kerjasama tersebut dikirimlah beberapa tenaga edukatif dari UGM antara lain Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo, Dr. Ir. Soekotjo, Drs. Sutarto, Ir. Supratoyo dan H. Hidjazi, S.H. untuk diperbantukan di UNIB baik sebagai pejabat struktural maupun sebagai tenaga edukatif. Mereka melakukan rekruitmen tenaga edukatif dari beberapa universitas di Jawa dan Sumatera.

Fasilitas

Dalam rangka meningkatkan kualitas, Universitas Bengkulu terus berupaya mengembangkan fasilitas untuk menunjang aktivitas mahasiswa baik itu dalam bidang akademik dan non akademik. Beberapa fasilitas penunjang dalam bentuk gedung-gedung yang jumlahnya cukup banyak. Beberapa fasilitas Unib bahkan memiliki ukuran yang relatif besar di antaranya gedung rektorat, perpustakaan, gedung serba guna dan stadion. 60% dari Lingkungan UNIB adalah lingkungan hijau yang dipenuhi pepohonan yang rindang dan Menggoda, selain itu cukup sejuk saat berteduh dibawahnya sehingga sulit dilewatkan begitu saja.

Fakultas

  • Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Kedokteran dan Imu Kesehatan

Universitas Negeri Semarang

Universitas Negeri Semarang adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang kini dipimpin Rektor Prof. Dr. S. Martono. UNNES merupakan salah satu perguruan tinggi eks-IKIP yang statusnya meningkat menjadi Universitas. Kampus utamanya terletak di daerah Sekaran (Gunungpati), wilayah selatan Kota Semarang, Jawa Tengah. Dan kampus lainnya terletak di Ngaliyan (Semarang), Kelud (Semarang), Bendan Ngisor (Semarang) dan di Kemandungan, Tegal. UNNES pada 20 Oktober 2022 telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 36 Tahun 2022 tertanggal 20 Oktober 2022 yang ditandatangani langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo.

Baca juga : Universitas Negri Malang

Sejarah

Sejarah perkembangan Universitas Negeri Semarang yang sebelumnya bernama IKIP Semarang telah dimulai dengan berdirinya berbagai lembaga pendidikan guru di atas SMTA. Lembaga-lembaga pendidikan guru tersebut adalah: Middelbaar Onderwijzer A Cursus (MO-A) dan Middelbaar Onderwijzer B Cursus (MO-B). Keduanya merupakan lembaga pendidikan yang disiapkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda yang bertujuan untuk menyiapkan guru-guru SMTP dan SMTA. Kursus MO-A dan MO-B diselenggarakan di Semarang sampai dengan tahun 1950. Pada tahun 1950, Kursus MO-A dijadikan Kursus B-I dan Kursus MO-B dijadikan Kursus B-II yang diselenggarakan sampai dengan tahun 1960. Selanjutnya perkembangan UNNES dapat dilihat dari tahapan-tahapan sebagai berikut :

Periode 1960-1963: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Sekolah Tinggi Olahraga (STO)
Pada tahun 1960, Kursus B-I dan Kursus B-II diintegrasikan ke dalam Universitas Diponegoro menjadi sebuah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Periode 1963-1965: Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Yogyakarta cabang Semarang
Pada tahun 1963 dikeluarkan Keputusan Presiden untuk pendirian IKIP sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan. pada saat itu hanya ada empat IKIP yaitu di Jakarta, Bandung, Malang dan Yogyakarta.

Periode 1965-1999: IKIP Semarang
IKIP Yogyakarta cabang Semarang berkembang dengan pesat. Agar perkembangannya lebih terarah pada masa mendatang, sambil menunggu Keputusan Presiden, Menteri PTIP menerbitkan Keputusan Menteri PTIP No. 40 tahun 1965 tanggal 8 Maret 1965, yang menetapkan IKIP Yogyakarta cabang Semarang menjadi IKIP Semarang yang terdiri dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan Sastra dan Seni, dan Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta, dan Fakultas Keguruan Teknik. Pada tahun 1977 program pendidikan guru olahraga kembali lagi ke dalam induknya dalam wadah baru yang disebut Fakultas Keguruan Ilmu Keolahragaan (FKIK).

Periode 1999 s/d sekarang: Universitas Negeri Semarang (UNNES)
Dengan terbitnya Keputusan presiden Nomor 124 Tahun 1999 tentang perubahan IKIP Semarang, Bandung dan Medan menjadi universitas, IKIP Semarang kemudian bernama Universitas Negeri Semarang yang disingkat UNNE

Fakultas

  • Fakultas Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Bahasa dan Seni
  • Fakultas Ilmu Sosial
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ilmu Keolahragaan
  • Fakultas Ekonomi
  • Fakultas Hukum