Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 3 Subtema 2

Rangkuman Bahasa Indonesia

Ciri-Ciri Bahasa Iklan

  1. Singkat. Menggunakan kalimat yang singkat dan tidak berbelit belit.
  2. Jelas. Penggunaan kalimat harus jelas dan tulisan dibuat menonjol baik dari segi warna dan ukuran tulisan.
  3. Mudah dipahami. Bahasa yang digunakan dalam pembuatan iklan harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan tidak berbelit-belit.
  4. Menarik. Bahasa yang digunakan dalam pembuatan iklan harus menarik dan mudah diingat, serta permainan warna yang baik semakin membuat iklan tersebut akan mempunyai daya tarik.

Rangkuman IPA

A. Faktor Penyebab Diare

Diare ditandai dengan encernya tinja (feses) yang dikeluarkan atau buang
air besar dengan frekuensi lebih sering dibandingkan dengan biasanya.

Secara umum penyebab diare antara lain:

  1. Infeksi virus : rotavirus adalah penyebab diare pada anak (akut) yang paling sering.
  2. Infeksi bakteri dan parasit: masuk melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.
  3. Intoleransi makanan : terjadi pada sebagian orang yang intoleransi terhadap gula pada susu sehingga diare terjadi setelah makan/minum produk susu
  4. Alergi makanan : biasanya reaksi negatif terhadap obat-obatan. Banyak obat yang dapat menyebabkan diare. Biasanya alergi terhadap antibiotik, sementara antibiotik sebenarnya membantu membunuh bakteri baik dan jahat yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam usus.
  5. Penyakit usus : biasanya menimbulkan diare kronis dengan banyak penyebab.
  6. Gangguan usus fungsional (stres)

B. Gejala Diare

Tanda dan gejala yang biasanya menyertai penyakit diare.

  • Buang air besar encer dan sering
  • Kram perut
  • Nyeri perut
  • Demam
  • Darah dalam tinja
  • Kembung

C. Pentingnya Makanan Sehat

  • Makanan yang disajikan hendaknya menyediakan protein, kalsium, zat besi, dan vitamin untuk perkembangan dan pertumbuhannya.
  • Makanan bermanfaat sebagai sumber energi, pelindung tubuh terhadap penyakit, sumber pembangun pertumbuhan dan perbaikan tubuh.
  • Makanan juga berfungsi mengganti sel-sel tubuh yang rusak atau tua, dan sebagai pelindung organ-organ penting.
  • Selain makanan, agar tubuh tetap sehat kita perlu berolahraga secara cukup dan teratur.
  • Olahraga juga dapat mencegah penyakit jantung dan darah tinggi, serta meningkatkan memori.

D. Penyebab Gangguan Sistem Pencarnaan

  1. Makan tidak teratur
  2. Mengkonsumsi makanan yang mengandung kuman.
  3. Kebiasaan buruk yang selalu menunda buang air besar.
  4. Kurangnya mengonsumsi makanan berserat seperi buah dan sayuran.
  5. Pola makan yang tidak teratur, pikiran yang tertalu tegang/stress.
  6. Kekurangan vitamin C.
  7. Terlalu banyak mengonsumsi gula.

E. Gangguan Sistem Pencernaan

  1. Diare dapat terjadi karena adanya iritasi pada selaput dinding usus besar atau kolon. Fases penderita diare berbentuk encer. Penyebabnya adalah penderita memakan makanan yang mengandung bakteri atau kuman. Akibatnya gerakan peristaltik dalam usus tidak terkontrol sehingga laju makanan meningkat dan usus tidak dapat menyerap air. Namun, apabila feses yang dikeluarkan bercampur dengan darah dan nanah, kemudian perut terasa mulas, maka gejala tersebut dapat menjadi pertanda penyakit desentri.
  2. Orang yang mengalami mag memiliki ciri-ciri rasa perih pada dinding lambung, mual, muntah, dan perut kembung. Gangguan ini disebabkan meningkatnya kadar asam lambung yang dipicu karena pikiran tegang, pola makan yang tidak teratur, dan lain sebagainya
  3. Kolera adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan karena mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi dengan bakteri. Gejala dan tanda kolera adalah diare yang biasanya disertai dengan bintik-bintik putih disertai muntah dan tekanan darah menurun.

Rangkuman IPS

Adat Istiadat

  • Kebiasaan yang mengikat masyarakat dan berlangsung dalam jangka waktu cukup lama dikenal dengan adat istiadat.
  • Adat istiadat merupakan kebiasaan sosial yang sejak lama ada di dalam masyarakat dan bertujuan mengatur tata tertib dalam masyarakat tersebut.
  • Adat istiadat setiap kelompok masyarakat bisa sama atau berbeda satu dengan yang lain. Contohnya saja, ada istiadat masyarakat Osing di Banyuwangi yang merupakan perpaduan antara budaya Jawa, Madura, dan Bali.
  • Kemudian adat istiadat masyarakat desa di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang ternyata memiliki persamaan. Salah satu persamaannyanya bahwa mereka memiliki ikatan yang berdasarkan pada persahabatan.

Rangkuman PPKN

Bhineka Tunggal Ika

  • Bangsa Indonesia memiliki sebuah semboyan yang luar biasa, yakni Bhinneka Tunggal Ika.
  • Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan.
  • Bahwasanya, sekalipun di Indonesia terdapat begitu banyak suku, agama, ras, adat istiadat, bahasa, dan lain-lain, semuanya bersatu sebagai saudara sebangsa dan setanah air.
  • Perbedaan dan keanekaragaman yang ada justru menjadi sebuah kekuatan yang pada akhirnya memperkaya sifat budaya bangsa Indonesia dan lebih memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Rangkuman SBDP

A. Properti Tari

Nama TarianAsal DaerahProperti Tari
Tari ReogPonorogoTopeng reog
Tari Kuda LumpingJawa TengahKuda lumping
Tari JaipongJawa BaratSelendang
Tari Baksa KembangKalimantan SelatanRangkaian bunga
Tari Serampang DuabelasRiauSaputangan
Tari MerakBaliBokor
Tari TopengCirebonTopeng

B. Tips Membuat Poster

  • Judul : judul yang dipilih sesuai dengan topik dan pesan yang disampaikan oleh poster.
  • Isi/teks : Teks atau isi poster harus singkat tetapi padat dan kaya akan informasi, kemudian teks juga harus jelas keterbacaannya. Perhatikan bahwa poster hanya memuat tulisan-tulisan pendek.
  • Desain : Penggunaan warna harus menjadi perhatian dalam pembuatan poster. Ini tentu tujuannya agar poster itu menjadi lebih menarik, pesan yang ingin disampaikan harus dapat menjadi pusat perhatian.
  • Gambar : Gambar menarik dan bermakna, mendukung pesan yang ingin disampaiakan.

C. Tari Kancet Papatai


Tari Kancet Papatai adalah sebuah tarian perang dari Kalimantan Timur.

  1. Gerakannya cukup sederhana dan didominasi oleh banyak gerakan melompat kecil.
  2. Melompat-lompat kecil sambil berputar dengan tangan yang satu seakan memegang pedang dan yang satunya lagi seakan memegang tameng.
  3. Berjalan ke depan dan ke belakang dengan satu tangan menghunuskan pedang, kemudian kedua tangan bertemu.
  4. Kedua kaki dilebarkan dan kedua tangan membuka dan menutup.
  5. Kedua kaki berjingkat, melompat kecil, seraya kedua tangan secara bergantian berputar

Posting Komentar

0 Komentar