Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


BDR Kelas 5 SD Semester 1 Tema 1 Subtema 2 Pembelajaran 6

 A. Macam Macam Gerak Otot

Dalam tubuh, otot dikenal dengan sebutan sinergis dan antagonis. Berikut penjelasannya.

1. Otot Antagonis

Otot antagonis adalah dua otot atau yang lebih tujuan kerjanya berlawanan. Jika otot pertama berkontraksi dan yang kedua berelaksasi, akan menyebabkan tulang tertarik atau terangkat. Sebaliknya, jika otot pertama berelaksasi dan yang kedua berkontraksi akan menyebabkan tulang kembali ke posisi semula. Contoh otot antagonis adalah otot bisep dan trisep. Otot bisep adalah otot yang memiliki dua ujung (dua tendon) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian depan. Otot trisep adalah otot yang memiliki tiga ujung (tiga tendon) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian belakang.

2. Otot Sinergis

Otot sinergis adalah dua otot atau lebih yang bekerja sama-sama dengan tujuan yang sama. Jadi otot-otot itu berkontraksi bersama dan berelaksasi bersama. Misalnya, otot-otot antartulang rusuk yang bekerja bersama ketika kita menarik napas, atau otot pronator, yaitu otot yang menyebabkan telapak tangan menengadah atau menelungkup. Apabila otot berkontraksi, otot akan menarik tulang yang dilekatinya sehingga tulang tersebut bergerak pada sendi yang dimilikinya.


B. Cara Menjaga dan Merawat Otot

Cara menjaga dan merawat otot pada manusia adalah sebagai berikut.

1. Menghindari gerakan yang membebani kerja otot secara berlebihan. 

Agar terhindar dari gangguan atau cedera pada otot, maka kita harus menghindari kegiatan atau gerakan yang dipaksakan, gerakan tiba-tiba, dan kegiatan-kegiatan yang terlalu membebani kerja otot.

2. Melakukan peregangan 

Lakukan beberapa gerakan peregangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas tertentu yang memanfaatkan kerja otot dalam jangka waktu yang lama seperti saat melakukan olah raga, berjalan jauh, dan berlari. 

3. Melakukan latihan rutin 

Banyak latihan fisik yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan otot. Latihan rutin ini dapat dilakukan dengan beban maupun tanpa beban, bisa dilakukan di dalam maupun di luar ruangan. Misalnya jogging, bersepeda, latihan kebugaran di pusat kebugaran, dan lain-lain.

4. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh 

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Sedikitnya mengonsumsi 6 gelas air sehari agar dapat menjaga kesehatan tubuh. Cairan dapat membantu otot melemas setelah berkontraksi serta dapat melembabkan sel-sel otot, sehingga tidak mudah mengalami ketegangan. 

5. Mengonsumsi makanan yang bergizi dan bermanfaat bagi otot 

Banyak jenis makanan yang mengandung gizi yang baik bagi otot, khususnya untuk pembentukan otot. Makanan-makanan tersebut antara lain putih telur, susu, ikan tuna, sayur brokoli, dada ayam, daging sapi, minyak ikan, keju, kacang almond dan kacang arab, dan bayam. 

6. Meringankan nyeri otot 

Gunakan krim khusus otot untuk menimbulkan rasa hangat sehingga otot yang kram menjadi lebih rileks. 

Bacalah teks berikut!

Atrofi Otot

Atrofi otot merupakan kondisi di mana otot-otot mengecil. Penyebab utama terjadinya pengecilan otot adalah kurangnya aktivitas fisik. Bagian tubuh yang mengalami atrofi otot terlihat lebih kecil dibandingkan bagian yang normal. Akan tetapi, tidak menjadi lebih pendek daripada sisi lainnya. Atrofi otot bisa terjadi ketika menderita suatu penyakit atau cedera sehingga menyebabkan kesulitan untuk menggerakkan lengan atau kaki dalam jangka waktu yang cukup lama. 

Gejala atrofi otot antara lain, kelemahan pada salah satu atau beberapa bagian tubuh dan anggota tubuh tamoak lebih kecil dari yang lain. Atrofi otot dapat dipulihkan, tetapi tergantung kondisi dan penyebabnya sehingga cara penanganan juga berbeda-beda.

Ada beberapa orang yang memiliki resiko besar. Faktor tersebut, antara lain orang-orang yang lebih jarang menggunakan otot untuk bergerak. Misalnya, seseorang duduk dalam waktu lama sekali, menderita penyakit sehingga harus berbaring dalam waktu lama, berada di lokasi dengan gravitasi rendah seperti astronout, penuaan, cedera luka bakar atau terjatuh, dan polio. Atrofi otot dapat divegah dengan rajin olahraga atau melakukan aktivitas fisik.

Penugasan!

Kerjakan tugas di bawah ini dengan benar dan disiplin!

1. Mengapa otot merupakan jaringan terpenting bagi setiap makhluk hidup?

2. Sebutkan contoh otot antagonis!

3. Sebutkan penyebab penyakit atrofi otot!

4. Bagaimana cara menyembuhkan penyakit atrofi otot? 


Posting Komentar

0 Komentar