Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


BDR Kelas 5 SD Semester 1 Tema 1 Subtema 1 Pembelajaran 6

A. Menyusun Cerita Berdasarkan Ide Pokok

Cerita merupakan karangan yang berisi kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu. Agar dapat menyusun cerita yang baik, harus menentukan ide pokok untuk dikembangkan menjadi paragraf. Kalimat yang berisi ide pokok menggunakan kata-kata bermakna umum. Setelah itu, barulah mencari kata kunci dari setiap kalimat. Kata kunci digunakan dalam beberapa kalimat.

Berikut contoh cerita fabel.

Bebek Buruk Rupa

Dikisahkan seorang petani memiliki seekor bebek. Bebek ini melahirkan sepuluh telur dan semuanya menetas.

Namun, dari sepuluh bebek, ada satu yang wajahnya berbeda dari sang induk. Bentuknya lebih besar dan warnanya abu-abu.

Setiap hari, bebek abu-abu ini harus hidup menderita karena diolok-olok bebek-bebek lain. Karena sedih, bebek ini pun meninggalkan peternakan dan lari ke sungai dan bertemu dengan angsa putih yang sangat cantik.

Bebek ini berusaha tidak menghiraukan angsa itu karena terlalu sedih diejek bebek lain. Saat berlari menyeberangi sungai, dia tanpa sengaja melihat bayangannya sendiri di air sungai.

Betapa terkejutnya bebek ini, ternyata wajahnya kini berubah menjadi angsa yang cantik. Ia baru menyadari kalau selama ini dirinya bukanlah itik jelek, tapi angsa yang cantik.

Dari cerita ini, si Kecil dapat belajar percaya diri. Penampilan bukanlah segalanya, yang penting kita saling menghargai perbedaan ya.

B. Gerak pada Vertebrata dan Invertebrata

1. Gerak pada Vertebrata

Alat gerak dan cara gerak hewan yang hidup di air tentu berbeda dengan di darat. Hewan yang hidup di air seperti ikan, mempunyai bentuk tubuh streamline. otot yang bersegmen-segmen, dan anggota geraknya berupa sirip yang berpasangan. Hewan yang hidup di darat memiliki tulang belakang yang melengkung. Rangka pada hewan vertebrata berbeda-beda sesuai dengan tempat hidup, dungsi, dan cara hidupnya.

2. Geraka pada Invertebrata

Tidak semua invertebrata memiliki saraf. Hewan tergolong protozoa dan porifera tidak memiliki saraf. Hewan bersel satu, seperti Amoeba dan Paramecium, tidak mempunyai urat saraf, tetapi protoplasmanya  dapat melakukan segala kegiatan sebagai makhluk hidup, seperti iritabilitas, bergerak dan penyesuaian diri dengan lingkungan. Protozoa memiliki tiga alat gerak, yaitu kaki semu, flagel (bulu cambuk), dan silia (rambut getar).

Penugasan!

Kerjakan tugas di bawah ini dengan benar dan disiplin!

1. Carilah kesimpulan dari cerita di Bebek Buruk Rupa!

2. Apa pelajaran yang kamu dapatkan dari cerita Bebek Buruk Rupa?

Posting Komentar

0 Komentar