Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


BDR Kelas 5 SD Semester 2 Tema 9 Subtema 2 Pembelajaran 4

BDR Kelas 5 SD Semester 2 Tema 9 Subtema 2 Pembelajaran 4

Isi dan Jenis Iklan Elektronik

Iklan elektronik melalui berbagai media elektronik, seperti televisi, radio, dan internet. Iklan elektronik mempunyai berbagai macam isi. Oleh karena itu, iklan elektronik dapat dibedakan berdasarkan isinya, seperti berikut.

1. Iklan Makanan atau Minuman

    Iklan makanan atau minuman adalah iklan yang berisi hal-hal yang terkait dengan makanan atau minuman. Contohnya, iklan makanan atau minuman ringan, dan restoran.

2. Iklan Pariwisata


Sumber: kompasiana.com

    Iklan pariwisata adalah iklan yang berisi hal-hal yang terkait dengan pariwisata. Contohnya, iklan objek wisata, hotel, dan proyek wisata.

3. Iklan Kecantikan dan Perawatan Tubuh

    Iklan kecantikan dan perawatan tubuh adalah iklan yang berisi halhal yang terkait dengan masalah kecantikan dan perawatan tubuh. Contonya, yaitu iklan kosmetik, sampo, sabun mandi, dan pasta gigi.

4. Iklan Kesehatan

    Iklan kesehatan adalah iklan yang berisi hal yang bersangkutan dengan masalah kesehatan. Contohnya, iklan pengobatan alternatif, obat-obatan, rumah sakit, dan sebagainya.

Hidup Rukun di Masyarakat

Tetangga merupakan orang-orang yang hidup berdekatan dengan tempat tinggal kita. Sebagai makhluk sosial, kita harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kita dapat menciptakan kehidupan yang nyaman, rukun, damai, dan sejahtera dalam masyarakat. berikut beberapa contoh sikap yang dapat menciptakan kehidupan yang nyaman, rukun, damai, dan sejahtera dalam masyarakat.

    1. Ikut aktif kegiatan gotong royong.

    2. Menjaga kebersihan lingkungan.

    3. Selalu bersikap ramah dengan tetangga.

    4. Membantu tetangga yang akan mengadakan pesta hajatan.

Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri dan Kelompok 

Berdasarkan pengelolanya, usaha ekonomi dapat dibedakan menjadi dua. Pertama, usaha ekonomi yang dikelola sendiri. Kedua adalah usaha ekonomi yang dikelola kelompok. Berikut contoh usaha-usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan kelompok.

1. Usaha Ekonomi yang dikelola sendiri 

    Usaha ekonomi yang dikelola sendiri atau perseorangan biasanya modalnya terbatas. Contoh usaha ekonomi yang dikelola sendiri atau perorangan sebagai berikut. 

    a. Usaha pertanian 

    Seorang petani kebanyakan mengelola usaha pertanian secara perseorangan dengan modal terbatas. Meskipun demikian, ada juga usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran. Namun, hanya beberapa orang saja yang bisa melakukannya. 

    b. Industri kecil 

    Industri kecil biasanya berupa industri rumah tangga. Industri kecil biasanya dikelola secara perseorangan. Contoh industri kecil seperti usaha kerajinan (mebel meja, kursi, dan lemari), industri keramik, kerajinan anyaman, dan tembikar. 

    c. Usaha perdagangan 

    Usaha perdagangan yang dikelola secara perseorangan biasanya perdagangan dalam jumlah kecil sampai menengah. Contohnya usaha membuka toko kecil seperti toko kelontong milik ibu Udin. Contoh lainnya seperti membuka warung, penjaja keliling, pedagang kaki lima, pedagang di lapak-lapak pasar, dan pedagang hasil bumi.

    d. Usaha jasa 

    Banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan. Contoh usaha jasa yang dikelola perorangan antara lain usaha salon, bengkel, foto kopi, tukang cukur, dan tukang pijit. 

2. Usaha ekonomi yang dikelola kelompok 

    Usaha ekonomi yang dikelola secara berkelompok adalah usaha yang dijalankan secara bersama-sama, baik dalam hal modal, pengelolaan, maupun dalam hal bagi hasil. Contoh usaha ekonomi yang dikelola secara bersama-sama, antara lain firma, CV, PT, BUMN, Perusahaan Daerah, dan Koperasi. 

    a. Firma 

    Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh sedikitnya dua orang. Biasanya pendiri firma adalah orang-orang yang sudah saling kenal. Setiap anggota firma mempunyai hak untuk bertindak atas nama firma. Risiko tindakan anggota firma ditanggung bersama. 

    b. CV (Commanditaire Vennotschaap/Persekutuan Komanditer) 

    CV adalah perusahaan yang didirikan oleh satu orang pengusaha atau lebih. Modal CV berasal dari pengusaha itu dan dari beberapa penanam modal. Pengusaha menjadi pimpinan perusahaan dan bertanggung jawab atas kelangsungan hidup perusahaan. Para penanam modal mempercayakan pengelolaan CV kepada pengusaha. Sebuah perusahaan yang berbentuk CV bisa dikembangkan dari firma. Hal ini terjadi bila sebuah firma ingin mengembangkan usaha dan membutuhkan tambahan modal. 

    c. PT (Perseroan Terbatas)

    PT adalah perusahaan yang modalnya diperoleh dari penjualan saham. Saham adalah surat berharga sebagai tanda keikutsertaan menanamkan modal dalam perusahaan. 

     d. BUMN (Badan Usaha Milik Negara) 

    BUMN atau Perusahaan Negara adalah perusahaan yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Ada tiga bentuk perusahaan negara, yaitu Perusahaan Jawatan (Perjan), Perusahaan Umum (Perum), dan Perusahaan Perseroan (Persero). 

    e. Perusahaan Daerah 

    Perusahaan daerah adalah perusahaan yang modalnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Tujuan pendirian perusahaan daerah antara lain turut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pembangunan ekonomi nasional. Selain itu, perusahaan daerah juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur. 

3. Koperasi 

    Koperasi adalah usaha bersama dalam bidang ekonomi. Kerja sama dalam koperasi berdasarkan prinsip saling membutuhkan dan kesamaan kebutuhan anggotanya. Di Indonesia ada lima bentuk koperasi, yaitu Koperasi Konsumsi, Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Produksi, Koperasi Jasa, dan Koperasi Serba Usaha.

LATIHAN SOALNYA (KLIK DISINI)

Baca Juga:

1. Materi Kelas 1 Semester 2 

2. Materi Kelas 2 Semester 2 

3. Materi Kelas 3 Semester 2

4. Materi Kelas 4 Semester 2

5. Materi Kelas 5 Semester 2

6. Materi Kelas 6 Semester 2

Posting Komentar

0 Komentar