Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


BDR Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5

BDR Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5

Sistem Penanggalan

Perputaran Bumi mengelilingi Matahari (revolusi bumi) dan perputaran Bulan mengelilingi Bumi (revolusi bulan) digunakan untuk menentukan tahun Masehi dan tahun Hijriah. Sistem penanggalan Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi. Sistem penanggalan Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan.

1. Tahun Masehi

Tahun Masehi juga disebut tahun Syamsiah atau tahun Matahari. Tahun Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi (waktu yang diperlukan Bumi untuk sekali mengelilingi Matahari). Kala revolusi bumi adalah 365 1 4 hari. Satu tahun Masehi dibagi menjadi 12 bulan dengan pembagian jumlah hari sebagai berikut.

Tahun Masehi pertama kali ditetapkan oleh Julius Cesar (Romawi) pada tahun 47. Julius Cesar menetapkan jumlah hari dalam satu tahun 365 hari. Berdasarkan kala revolusi bumi, 1 tahun = 365 1 4 hari. Sisa 1 4 hari dari setiap tahun dikumpulkan sehingga setelah 4 tahun akan terkumpul menjadi 1 hari. Jadi, setiap 4 tahun sekali, jumlah hari dalam 1 tahun = 366 hari dan disebut tahun kabisat. 

Tahun kabisat adalah tahun bilangannya habis dibagi 4 (empat), misalnya tahun 2000, 2004, dan 2008. Berdasarkan perhitungan yang lebih teliti, kala revolusi bumi adalah selama 365 hari 5 jam, 48 menit.

2. Tahun Hijriah

Tahun Hijriah juga disebut tahun Komariyah atau tahun Bulan. Tahun Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan (waktu yang diperlukan Bulan untuk sekali mengelilingi Bumi). Kala revolusi bulan adalah 29 1 2 hari sehingga jumlah hari dalam satu tahun = 29 1 2 hari x 12 = 354 hari. Satu tahun Hijriah dibagi menjadi 12 bulan dengan pembagian jumlah hari sebagai berikut.


Kalender Hijriah juga mengenal tahun kabisat. Jumlah hari dalam tahun kabisat Hijriah 1 hari lebih lama dibandingkan tahun Hijriah biasa, yaitu 355 hari. Pada tahun kabisat Hijriah, jumlah hari dalam bulan Zulhijah adalah 30 hari. Berdasarkan hal tersebut, hari-hari besar Islam setiap tahun bergeser lebih awal 11 hari pada tahun Hijriah biasa, dan bergeser 12 hari pada tahun kabisat.

Pembuatan Reklame

Berikut hal-hal yang harus ditonjolkan dalam pembuatan reklame.

1. Teks atau slogan jelas dan mudah dimengerti.

2. Bahasa yang baik dan benar.

3. Gambar ilustrasi menarik dan mudah diingat.

4. Lay out/ tata letak rapi dan enak dilihat.

5. Kombinasi warna menarik dan sesuai isi reklame.

Di media yang perlu memasang iklan/ reklame untuk keberhasilan penjualannya dapat dilakukan di media cetak, radio, televisi, dan internet. Reklame yang baik harus memenuhi beberapa syarat, sebagai berikut.

1. Persuasif

Reklame diharapkan dapat menarik dan mengajak masyarakat.

2. Estetis

Reklame divisualisasikan dengan indah. Menerapkan unsur keindahan, keseimbangan, harmonis, kontras, etnis, dan edukatif.

LATIHAN SOALNYA (KLIK DISINI)

Sebarkan link:

Posting Komentar

0 Komentar