Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


BDR Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 2

BDR Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 2

Gerak Bulan

Bulan merupakan satu-satunya satelit alami Bumi. Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain. Bulan merupakan satelit alami terbesar. Bulan memiliki kala rotasi dan revolusi yang sama, yaitu 29,5 hari. Arah rotasi Bulan sama dengan arah rotasi Bulan, yaitu barat ke timur. Akibatnya, kamu di Bumi selalu melihat sisi Bulan yang sama. Revolusi Bulan adalah gerak perputaran Bulan dalam mengelilingi Bumi dalam orbit yang berbentuk elips. Pengaruh revolusi Bulan adalah terjadinya fase bulan dan terjadinya pasang surut ait laut.


sumber: tribun padang

1. Fase Bulan

Fase Bulan adalah perubahan bentuk Bulan. Satu fase bulan terjadi selama 29,5 hari. Fase bulan dipengaruhi oleh luas permukaan Bulan yang dapat diamati dari Bumi. Fase-fase bulan sebagai berikut.

    a. Bulan Baru atau Bulan Mati

        Posisi bulan berada di antara Bumi dan Matahari. Sisi Bulan yang gelap menghadap ke Bumi sehingga Bulan tidak tampak.

    b. Bulan Sabit

        Seminggu kemudian, Bulan yang berbentuk sabit terlihat di langit barat sesudah Matahari tenggelam. Bentuk sabit Bulan menjadi semakin lebar hari demi hari hingga menjadi bulan separuh.

    c. Bulan Separuh

        Separuh permukaan Bulan menghadap Bumi dan hanya setengahnya yang terkena sinar Matahari. Oleh karena itu, Bulan hanya terlihat separuhnya saja.

    d. Bulan Cembung

        Separuh bagian bulan yang menghadap Bumi kira-kira tiga per empatnya terkena sinar Matahari. Akibatnya, kita melihat Bulan cembung.

    e. Bulan Purnama

        Empat belas hari setelah bulan baru. Bumi berada di antara Bulan dan Matahari. Seluruh sisi Bulan yang terkena cahaya Matahari akan terlihat. Inilah fase bulan purnama. Fase antara bulan baru hingga bulan purnama disebut kuartir pertama, di mana ketampakan Bulan tampak mengembang. Fase bulan purnama disebut kuartir kedua, sedangkan fase antara bulan purnama hingga bulan baru disebut kuartir ketiga, dimana ketampakan Bulan tampak menyusut.


sumber: dongeng geologi

2. Pasang Surut Ait Laut

Revolusi Bulan mengakibatkan terjadinya pasang dan surut air laut. Ketika pasang naik permukaan air laut akan naik. Sebaliknya jika surut, permukaan air laut akan turun. Pada saat Bulan berevolusi terhadap Bumi, air laut di bagian Bumi yang menghadap Bulan akan tertarik gravitasi Bulan sehingga terjadi pasang. Sebaliknya, air laut di bagian Bumi yang tidak menghadap Bulan akan surut.

Teknik Scanning

Membaca dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memindai atau disebut scanning, yaitu teknik membaca sekilas dan cepat, tetapi teliti dengan maksud menemukan dan memperoleh informasi tertentu atau fakta khusus dari sebuah bacaan. Cara melakukan scanning dalam menemukan informasi pada bacaan, sebagai berikut.

1. Pembaca akan langsung mencari informasi tertentu atau fakta khusus yang diinginkan tanpa memperhatikan atau membaca bagian yang lain.

2. Setelah menemukan informasi yang dicari, membaca dengan teliti untuk memperoleh informasi tersebut.

Tari Daerah Secara Berkelompok

Tari kelompok adalah jenis tarian yang dipentaskan secara kelompok oleh beberapa penari secara bersama-sama. Karya tari kelompok diperagakan sedikitnya oleh tiga orang penari. Berikut tari daerah secara berkelompok.

1. Tari Janger

Tari Janger merupakan salah satu tari Bali yang populer. Tarian ini diciptakan pada tahun 1930an. Janger adalah tari pergaulan muda mudi Bali. Tari ini dibawakan oleh 10 penari yang berpasangan, yaitu kelompok putri (janger) dan putra (kecak). Gerakan janger sederhana namun ceria dan bersemangat. Musik yang menjadi latar belakang tarian adalah gamelan batel atau tetamburan dan gender wayang.

2. Tari Gantar

tari Gantar merupakan jenis tarian yang berasal dari Suku Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Tarian ini melambangkan kegembiraan dan juga keramah tamahan suku Dayak dalam menyambut tamu yang berkunjung, baik wisatawan, investor, atau tamu yang dihormati. Dahulu tari ini hanya ditarikan saat upacara adat saja. Properti tongkat panjang adalah sebuah sumpit dan diberi hiasan kepala atau tengkorak musuh yang telah dibunuh oleh para pahlawan. Sedangkan bambu kecil merupakan peraga untuk mengimbangi gerak tari.

3. Tari Bedhaya Ketawang

Tari Bedhaya Ketawang adalah tarian sakral yang dibawakan di istana sultan Jawa (Keraton Yogyakarta dan Keraton Solo). Tari Bedhaya Ketawang disebut juga tari langit. Bedhang ketawang merupakan suatu upacara dengan tujuan pemujaan dan persembahan kepada Sang Pencipta. Bedhaya Ketawang diciptakan oleh Raja Mataram ketiga, Sultan Agung (1613-1646).

4. Tari Serimpi

Tari serimpi adalah tari klasik dari Jawa Tengah. Tari ini memiliki gaerak gemulai yang menggambarkan kesopanan, kehalusan budi, serta kelemah lembutan yang ditunjukkan dari gerakan yang pelan serta anggun dengan diiringi suara musik gamelan.

LATIHAN SOALNYA (KLIK DISINI)

Sebarkan link:

Posting Komentar

0 Komentar