Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


BDR Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 6

BDR Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 6

Yuk, Berkreasi dengan Plastisin

Bahan-bahan yang bisa digunakan untuk membuat karya seni rupa tiga dimensi sebagai berikut.

1. Bahan lunak, misalnya kertas, karton, styrfoam. Bahan-bahan ini relatif mudah didapatkan dan dibentuk dengan alat sederhana, seperti pisau, silet, dan gunting.

2. Bahan liat, misalnya tanah liat, gips, plastisin, dan lilin.

3. Bahan keras, misalnya kayu, batu, dan logam.

Untuk membuat karya tiga dimensi, kita harus membuat gambar rancangan karya yang akan dibuat. Berikut gambar rancangan karya tiga dimensi yang telah dibuat oleh Udin dan teman-teman.


Setelah membuat gambar rancangan karya seni rupa tiga dimensi, Udin dan teman-teman membuat karyanya. Berikut langkah-langkah Udin dalam membuat karya tiga dimensi berupa pohon jagung.

1. Menyiapkan alat dan bahan

2. Membentuk atau membuat bagian-bagian pohon jagung.

3. Hasil jadi bentuk bagian-bagian pohon jagung.

4. Menyatukan bagian-bagian pohon jagung.

5. Karya tiga dimensi berupa pohon jagung sudah jadi. 

Salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi adalah memliki tempat tinggal. Tempat tinggal pada umumnya berupa rumah. Rumah berfungsi untuk melindungi manusia dari panas, dingin, dan hujan. Rumah memiliki arti penting bagi manusia. Dengan memiliki rumah, manusia bisa hidup dengan nyaman dan aman.

Bacalah teks berikut!

Taman Rumah Pohon

Devina memiliki sebuah rumah pohon. Rumah pohon itu terletak di batang pohon jambu yang berada di taman rumahnya. Rumah pohon itu lumayan luas. Di dalam rumah pohon itu ada lemari kecil tempat bukubuku cerita, 5 buah bantal besar, 2 buah tikar, sebuah selimut, 3 buah foto keluarga, dan kotak perlengkapan. Jika sedang murung, Devina lebih memilih berdiam diri di rumah pohonnya itu sampai sore. Kadang, dia juga menginap di rumah pohonnya bersama teman-temannya sambil mengadakan pesta.

Suatu siang, Devina mengajak Ira, Ovi, Tata, dan murid baru di kelasnya, Jenny, untuk mengadakan pesta di rumah pohonnya. Tentu saja mereka menerima ajakan itu dengan senang hati. Kebetulan, besok sekolah libur karena para guru akan rapat. Sore hari, teman-teman Devina datang. Mereka pun mengadakan pesta jambu sampai malam berganti pagi. Teman-teman Devina segera pulang ke rumahnya masing-masing. Sebelum pulang, mereka berbincang-bincang dulu. ”Rasanya, aku ingin memiliki rumah pohon yang banyak,” ucap Jenny. 

“Ya, aku juga. Bagaimana kalau kita membuat taman yang berisi banyak pohon. Di setiap pohon disediakan rumah pohon untuk para pengunjung. Ya, semacam tempat wisata,” usul Ira. ”Kita tidak bisa melakukannya. Kita butuh orang dewasa misalnya, orang tua kita. Nanti aku akan bicara kepada Mama dan Papa,” balas Devina. 

Seperti janjinya, Devina mengutarakan usul Ira tadi kepada kedua orang tuanya. Orang tuanya pun setuju dan segera membeli sebuah tanah yang tidak terlalu besar, tapi cukup untuk beberapa pohon.Tak hanya itu, orang tua Devina juga membeli alat-alat untuk membuat rumah pohon serta bibit pohon. Orang tua Devina hanya membantu mengeluarkan uang. Sedangkan urusan menata dan membangun rumah pohon, dikelola Devina dan teman-temannya.

1 tahun kemudian .... 

Taman Rumah Pohon resmi dibuka untuk umum. Tanahnya diperbesar dan barang-barang lain juga ditambahkan. Barang-barang ditambahkan berdatangan ke Taman Rumah Pohon karya Devina dan teman-temannya. 

“Harapanku, Taman Rumah Pohon akan semakin terkenal dan semakin banyak pengunjungnya,” ucap Devina. 

LATIHAN SOALNYA (KLIK DISINI)

Sebarkan link:


Posting Komentar

0 Komentar