Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


BDR Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5

BDR Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5

Siti dan teman-temannya telah menunjukkan salah satu bentuk karakteristik individu dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat yaitu pakaian adat daerah. Karakteristik pakaian adat daerah masyarakat Indonesia sangat beragam. Karakteristik pakaian adat antara daerah yang satu dengan daerah yang lain berbeda-beda. Akan tetapi, perbedaan karakteristik pakaian adat daerah masyarakat Indonesia bukan penghalang masyarakat antardaerah untuk bersatu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia. Sebaliknya, karakteristik pakaian adat daerah masyarakat Indonesia dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa karena pakaian adat daerah menjadi akar budaya nasional.

Karakteristik pakaian adat daerah yang menjadi akar budaya nasional menjadi identitas bangsa di mata internasional. Keberagaman karakteristik pakaian adat daerah telah memperkaya khazanah budaya nasional sehingga menjadi simbol pariwisata Indonesia yang banyak menarik perhatian wisatawan asing dan domestik. Contoh simbol pariwisata yang menunjukkan keberagaman karakteristik daerah meliputi rumah adat daerah dan pakaian adat daerah yaitu TMII (Taman Mini Indonesia Indah) yang menampilkan miniatur keberagaman karakteristik rumah adat dan pakaian adat daerah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Perwatakan

Setiap tokoh memiliki watak yang berbeda-beda. Penjelasan tentang watak pada tokoh disebut perwatakan. Perwatakan berkaitan dengan karakteristik atau sifat, watak, dan tingkah laku dari setiap tokoh. Tokoh-tokoh yang telah dipilih pengarang harus mewakili watak tertentu dari awal cerita sampai akhir cerita. Watak para tokoh dalam cerita dapat digambarkan dalam tiga dimensi atau keadaan sebagai berikut.

    a. Keadaan Fisik

    Keadaan fisik tokoh meliputi umur, ciri-ciri tubuh, jenis kelamin, suku bangsa, raut wajah, tinggi pendeknya, dan kurus dan gemuk.

    b. Keadaan Psikis

    Keadaan psikis tokoh atau keadaan jiwa atau rohani meliputi kegemaran, emosi, pandangan hidup, kecerdasan, dan kematangan berpikir. Semua itu dapat dilihat secara nyata pada tingkah laku dan sikapnya dalam menghadapi suatu persoalan.

    c. Keadaan Sosiologis

    Keadaan sosiologis menunjuk latar belakang kedudukan tokoh dalam masayarakat dan hubungannya dengan tokoh-tokoh lain dalam cerita, misalnya jabatan, pekerjaan, dan keadaan sosial. Semua itu akan berpengaruh pada perilaku tokoh. Penampilan sebagai direktur perusahaan akan berbeda dengan tokoh petani atau pedagang.

Ayo, Menggambar Teknik Tiga Dimensi

Menurut sumber bentuknya, obyek gambar dibedakan menjadi dua, yaitu benda geometris dan nongeometris.

1. Benda Geometris

Benda geometris adalah benda-benda yang sifatnya bentuknya teratur, contohnya benda-benda bersifat kubistis dan silinder. Benda seperti kubistis seperti lemari, kursi dan meja. Benda seperti silinder seperti botol minuman, kaleng, dan ember.

2. Benda Nongeometris

Benda nongeometris adalah benda-benda yang sifat bentuknya tidak teratur, contohnya binatang, tumbuhan, manusia, gunung, dan berbagai benda alam yang tidak teratur.

Menggambar bentuk diperlukan teknik yang tepat. Adapun beberapa teknik yang dapat digunakan sebagai berikut.

1. Teknik pointilis, yaitu teknik dengan menggunakan titik-titik hingga membentuk obyek.

2. Teknik akuarel, yaitu teknik melukis dengan bahan cat air dengan sapuan tipis sehingga hasilnya tembus pandang.

3. Teknik siluet, yaitu teknik menutup obyek gambar dengan menggunakan satu warna sehingga menimbulkan kesan siluet.

4. Teknik arsir, yaitu teknik menggoreskan pensil, tinta, spidol atau berupa garis berulang yang dapat menimbulkan kesan gelap terang, gradasi, dan kesan dimensi.

5. Teknik gosok, yaitu teknik dengan cara menggosok sehingga menimbulkan kesan gelap terang atau tebal tipis.

Setelah memahami bentuk dan teknik yang digunakan dalam menggambar, sekarang kamu dapat belajar cara membuat gambar tiga dimensi berupa kendi. 

Berikut langkah-langkahnya.

1. Menyiapkan alat dan bahan untuk menggambar.

2. Membuat sketsa gambar.

3. Memperjelas gambar sketsa.

4. Menyelesaikan gambar.

LATIHAN SOALNYA (KLIK DISINI)

Sebarkan link:


Posting Komentar

0 Komentar