Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


11 Negara ASEAN: Profil dan Julukannya

1. Indonesia, Zamrud Khatulistiwa

Indonesia memiliki kepala negara dan kepala pemerintahan yang sama yakni Presiden. Negara yang beribu kota di Jakarta ini merayakan hari kemerdekaannya setiap 17 Agustus. 

Bahasa resmi yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dengan Rupiah sebagai mata uangnya. Indonesia merupakan negara terbesar di ASEAN dengan luas wilayah 1,9 juta meter persegi dan 261,1 juta penduduk. Total PDB Indonesia mencapai US$ 1.015 pada 2017. 

Indonesia adalah negara kepulauan, sehingga negara kita yang luas itu banyak sekali pulaunya.

Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang berlimpah sehingga terlihat kehijauan seperti batu zamrud.

Kemudian Indonesia terletak di bawah garis ekuator atau khatulistiwa, karenanya julukan itu didapatkan Indonesia.

2. Thailand, Negeri Penuh Senyuman

Thailand memiliki kepala negara seorang Raja dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan. Negara yang beribu kota di Bangkok ini merayakan hari kemerdekaannya setiap 5 Desember.

Bahasa resmi negara yang menggunakan mata uang Baht ini adalah Thai. Negara berpenduduk 68,86 juta jiwa ini memiliki luas wilayah 513.120 km persegi dan PDB US$ 403,6 miliar pada 2017. 

Masyarakat Thailand dikenal sebagai ramah pada semua orang, teman-teman.

Karenanya, Thailand dijuluki ‘The Land of Smiles’ atau ‘Negeri Penuh Senyuman’.

Kehidupan masyarakat di Thailand juga dikeal santai dan mereka selalu ramah jika diajak berinteraksi.

3. Brunei, Negeri Penuh Harta yang Tak Terduga

Negara yang dipimpin oleh Sultan ini merayakan hari kemerdekaannya setiap 23 Februari. Beribu kota di Bandar Seri Begawan, Brunei menggunakan Bahasa Melayu, Inggris, dan Mandarin sebagai bahasa resminya. 

Negara ini berpenduduk 423.196 jiwa dengan mata uang Dollar Brunei. Sementara jumlah PDB per kapitanya mencapai US$ 27.561 pada 2017 dan memiliki luas wilayah 5.765 km persegi. 

Brunei atau Brunei Darussalam memang negara yang ukurannya kecil, teman-teman.

Meski begitu, negara Brunei adalah salah satu negara terkaya di dunia, lo.

Di sana, pemerintahannya membiayai pendidikan, kesehatan, dan beberapa biaya hidup masyarakat. Biaya itu didapatkan dari kekayaan gas dan minyak Bumi di Brunei.

Selain karena memiliki kekayaan alam itu, penduduk Brunei juga hanya sedikit, yaitu sekitar 500.000 orang saja.

Negara ini juga disebut ‘Petro Dollar’ karena kekayaan hasil Bumi nya.

4. Laos, Negeri Seribu Gajah

Laos merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang tidak memiliki laut dengan luas wilayah 237.955 km persegi. Kepala negara di Laos adalah Presiden sementara kepala pemerintahan adalah Perdana Menteri. 

Negara yang beribu kota di Vientiane ini merayakan hari kemerdekaannya setiap 2 Desember. Bahasa resmi negara berpenduduk 6,76 juta jiwa tersebut adalah Lao, Perancis, dan Inggris. Sementara GPD Laos mencapai 14,8 miliar dollar AS pada 2017. 

Negara Laos punya julukan ini karena nama Laos berasal dari Lan Xang, yang berarti gajah.

Gajah juga merupakan simbol kerajaan kuno Lan Xang.

Gajah juga merupakan hewan yang dianggap suci oleh masyarakat Laos dan dipercaya bisa membawa kemakmuran pada negaranya.

Oh iya, ada juga yang menyebutnya ‘Negeri Sejuta Gajah’.

5. Timor Leste, Bumi Loro Sae

Negara Timor Leste dijuluki ‘Bumi Loro Sae’.

Ini karena negara Timor Leste memiliki banyak pemandangan pantai dan pegunungan yang indah.

6. Vietnam, Negeri Naga Biru

Vietnam memiliki kepala negara seorang Presiden dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan. Negara yang beribu kota di Ho Chi Minh ini merayakan hari kemerdekaannya setiap 5 September.

Bahasa resmi negara yang menggunakan mata uang Dong ini adalah Vietnam. Negara berpenduduk 92,7 juta jiwa ini memiliki luas wilayah 331.230,8 km persegi dan PDB US$ 215,9 miliar pada 2017.

Di Asia, ada negara-negara yang disebut dengan Empat Harimau Asia yaitu Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, dan Taiwan.

Negara ini juga dikenal dengan sebutan Empat Naga Kecil Asia.

Empat negara itu disebut demikian karena industrinya berkembang dengan cepat dan kondisi ekonominya meningkat pada 1960 – 1990-an.

Nah, saat ini Vietnam disebut sebagai salah satu negara Asia Tenggara yang mengikuti jejak para naga Asia.

7. Malaysia, Negeri Jiran

Malaysia memiliki kepala negara seorang Raja dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan. Negara yang beribu kota di Kuala Lumpur ini merayakan hari kemerdekaannya setiap 31 Agustus.

Bahasa resmi Malaysia adalah Melayu, Inggris, China, dan Tamil dengan mata uang Ringgit Malaysia. Negara berpenduduk 31,19 juta jiwa ini memiliki luas wilayah 329.847 km persegi dan PDB US$ 336,3 miliar pada 2017. 

Di Indonesia, kita menyebut Malaysia sebagai ‘Negeri Jiran’. Ini artinya adalah negara tetangga yang berdekatan.

Jarak Malaysia paling dekat dengan Indonesia jika dibandingkan dengan negara lainnya.

Kemudian negara ini juga dikenal sebagai negeri suku Melayu, sekaligus menjadi tempat pertemuan banyak budaya, yaitu Melayu, Tiongkok, dan India.

8. Filipina, Mutiara Laut Orien

Filipina memiliki kepala negara dan kepala pemerintahan yang sama yakni Presiden. Negara yang beribu kota di Manila ini merayakan hari kemerdekaannya setiap 12 Juni. 

Bahasa resmi yang digunakan adalah Tagalog dan Inggris serta menggunakan Kyat sebagai mata uang. Total PDB Filipina mencapai US$ 348,6 miliar pada 2017. Filipina memiliki 103,3 juta jiwa penduduk dengan luas wilayah mencapai 343.448 km persegi. 

Bangsa Eropa menyebut Bumi bagian Timur dengan sebutan orien.

Nah, Filipina dikenal memiliki kecantikan alam yang indah.

Yang pertama menyebut julukan ini adalah bangsa Spanyol di Filipina pada abad ke-18.

Filipina juga dijuluki ‘Lumbung Padi ASEAN’ karena menjadi penghasil padi terbaik di Asia Tenggara.

9. Singapura, Kota Singa

Singapura memiliki jumlah penduduk 5,61 juta jiwa dan luas wilayah 721,5 km persegi. Kepala negara Singapura adalah Presiden sementara kepala pemerintahannya adalah Perdana Menteri. 

Ibu kota negara ini yakni Singapura serta menggunakan Bahasa Inggris, China Mandarin, Melayu, dan Tamil sebagai bahasa resmi. Negara yang merayakan hari kemerdekaan setiap 9 Agustus ini memiliki PDB sebanyak US$ 311,3 miliar. 

Singapura tidak dijuluki demikian karena ada singa di sana, lo!

Nama Singapura sendiri berasal dari bahasa Sanskerta “Singhapura” yang artinya negeri para singa.

Nama ini diberikan oleh pendiri Kerajaan Singapura. Konon beliau melihat hewan yang membuatnya memberi nama itu.

Tapi ada pendapat yang mengatakan bahwa hewan yang dilihat Sang Nila Utama adalah harimau dan bukan singa.

10. Kamboja, Negeri Kedamaian dan Kemakmuran

Kepala negara Kamboja adalah Raja sementara kepala pemerintahannya yakni Perdana Menteri.  Ibu kota negara dengan luas wilayah 181.035 km persegi ini adalah Phnom Penh. 

Negara berpenduduk 15,76 juta jiwa ini merayakan hari kemerdekaan pada 9 November. Selain itu, negara ini memiliki PDB sebanyak US$ 20,9 miliar pada 2017 dan menggunakan Riel (KHR) sebagai mata uang resmi. 

Negeri Kedamaian dan Kemakmudan itu berasal dari bahasa Sanskerta ‘Kambuja’.

‘Kambuja’ juga sering disebut ‘Kampuchea’.

Negeri ini juga dijuluki Neraka di Bumi karena pernah mengalami sejarah mengerikan di masa lalu.

11. Myanmar, Negeri Pagoda Emas

Myanmar memiliki kepala negara dan kepala pemerintahan yang sama yakni Presiden. Negara yang beribu kota di Nay Pyi Taw ini merayakan hari kemerdekaannya setiap 4 Januari. 

Bahasa resmi yang digunakan adalah Burma dan menggunakan Kyat sebagai mata uang. Negara berpenduduk 52,89 juta jiwa ini memiliki luas wilayah 676.578 km persegi. Total GDP Myanmar mencapai US$ 75,7 miliar pada 2017.

Myanmar memiliki salah satu ciri khas, yaitu pagoda. Karenanya selain disebut 'Negeri Pagoda Emas', Myanmar juga disebut 'Negeri Seribu Pagoda'.

Salah satu pagoda yang terkenal di Myanmar adalah Shwedagon Pagoda yang indah.

Pagoda ini adalah menara tinggi yang dibangun sebagai kuil atau tempat suci. Di Myanmar, budaya masyarakatnya sangat taat pada ajaran agama Buddha.

(Sumber: bobo.grid.id, caritahu.kontan.co.id)

Sebarkan link:


Materi lain:

Kelas 1

BDR Rangkuman Materi Kelas 1 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1

BDR Rangkuman Materi Kelas 1 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 2

BDR Rangkuman Materi Kelas 1 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 3

Kelas 2

BDR Rangkuman Materi Kelas 2 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1

BDR Rangkuman Materi Kelas 2 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 2

BDR Rangkuman Materi Kelas 2 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 3

Kelas 3

BDR Rangkuman Materi Kelas 3 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1

BDR Rangkuman Materi Kelas 3 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 2

BDR Rangkuman Materi Kelas 3 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 3

Kelas 4

BDR Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 1

BDR Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2

BDR Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 3

Kelas 5

BDR Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 1

BDR Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2

BDR Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 3

Kelas 6

BDR Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 1

BDR Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2

BDR Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 3



Posting Komentar

0 Komentar