Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 5

 Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 5

A. Unsur-Unsur Tari Daerah

Berikut unsur tari daerah.

1. Gerak

Gerak tari adalah serangkaian gerakan indah dari anggota tubuh yang dapat dinikmati oleh orang lain. Gerak tari diperagakan berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga. Gerak tari terbagi atas dua macam, yaitu gerak murni dan gerak maknawi. 

a. Gerak tari murni yaitu gerak yang tidak mengandung arti tetapi tetap mementingkan keindahan. Contoh: Tari Serampang Dua Belas

b. Gerak tari maknawi mempunyai arti tertentu. Contoh: Tari Saman

2. Tata Busana

Tata busana tari meliputi semua pakaian yang dikenakan penari saat mempertunjukkan suatu karya tari di atas pentas sesuai peran yang ditampilkan. Tata busana tari disesuaikan dengan konsep, tema, karakter, dan bentuk tarian.

3. Tata Rias

Dalam mempertunjukkan suatu tarian, penari harus merias wajahnya. Alat-alat rias yang digunakan meliputi bedak, lipstik, pensil alis, dan perona mata serta perona pipi. Tujuan rias wajah untuk mengubah tampilan wajah penari sesuai dengan jenis karakter tarian yang dibawakan.

4. Iringan Tari

Iringan tari merupakan bunyi-bunyian untuk mendukung suasana penampilan tari. Iringan tari dapat berupa permainan alat-alat musik modern atau tradisional. Iringan tari juga dapat berupa bunyi yang berasal dari gerakan tubuh, misalnya tepuk tangan, hentakan kaki, siulan, atau nyanyian.

5. Properti Tari

 Properti tari meliputi semua alat yang digunakan oleh penari dalam melakukan gerakan tari. Properti tari dapat berupa selendang, kipas, topeng, piring, kuda kepang, keris, tombak, tameng, atau benda-benda lain.

6. Tempat Pertunjukkan

 Tempat pertunjukan tari biasa disebut panggung. Secara umum, jenis pentas tari ada dua: pentas tertutup dan pentas terbuka. Pentas tertutup diadakan di dalam ruang kelas, gedung, atau aula. Sebaliknya, pentas terbuka dapat diadakan di lapangan, halaman rumah, atau bahkan di jalan. 

B. Contoh-Contoh Penerapan Nilai Persatuan dan Kesatuan

Sikap-sikap positif yang harus ada dalam nilai persatuan dan kesatuan sebagai berikut.

1. Semangat Kekeluargaan

2. Musayawarah

    Musyawarah adalah pengambilan keputusan bersama dalam memecahkan suatu masalah. 

    Ciri musyawarah adalah didasarkan kepentingan bersama, kepenting harus diterima semua anggota.

3. Gotong Royong

    Gotong royong adalah bekerja bersama-sama dalam menyelesaikan pekerjaan.

C. Unsur-Unsur Teks Pidato

1. Salam pembuka 

Berisikan kalimat sapaan (selamat pagi, selamat siang, selamat malam dan lain-lain)

2. Pendahuluan Memaparkan topik permasalahan yang akan dibahas. 

Kali ini kamu akan membahas pengamalan persatuan dan kesatuan di lingkungan, yaitu meningkatkan kualitas warga. Kamu akan membantu adik kelas atau warga di lingkungan rumahmu untuk membaca. 

3. Inti 

Berisikan pembahasan topik secara lengkap. Kalimat ajakan atau bujukan digunakan untuk mengajak pendengar melakukan kegiatan yang diharapkan. 

4. Keterangan lengkap tentang topik disampaikan secara rinci. 

5. Penutup 

Penyampaian rangkuman atau intisari topik yang telah disampaikan. 

6. Salam penutup 

Berisikan kalimat salam penutup, seperti ‘terima kasih’.

LATIHAN SOAL Materi Kelas 6 Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 5 --> KLIK DISINI



Posting Komentar

0 Komentar