Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 7 Subtema 3 Pembelajaran 1

 

Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 7 Subtema 3 Pembelajaran 1

A. Surat Undangan

Surat undangan adalah surat yang berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri suatu acara atau kegiatan. Isi undangan memuat waktu penyelenggaraan, tempat, dan acara. Dalam surat undangan, kalimat yang digunakan harus efektif, yaitu singkat, jelas, dan padat agar orang yang membacanya dapat mengerti isinya. 

Surat undangan dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu:

1. Undangan Resmi

    Undangan resmi adalah undangan yang mengatasnamakan sebuah instansi, organisasi, atau kedinasan. Undangan resmi biasa digunakan untuk kepentingan dinas. Penulisan harus sesuai EYD. Selain itu, ciri utama adalah teradapat kop surat atau kepala surat, biasanya terdapat nomor surat, lampiran, dan peihal. Contoh: undangan rapat organisasi resmi, undangan upacara kenegaraan, dan undangan pelantikan jabatan.

Bagian undangan resmi sebagai berikut.

a. Kop/ kepala surat                                        f. Salam pembuka

b. Tempat dan tanggal penulisan surat           g. Isi

c. Nomor surat                                                h. Penutup 

d. Hal atau perihal                                           i. Tanda tangan dan nama pengundang

e. Alamat surat

2. Undangan Setengah Resmi

    Undangan setengah resmi adalah undangan yang mengatasnamakan perseorangan atau mewakili kelompok yang ditujukan ke perseorangan, instansi. Ciri-cirinya tidak memakai kepala surat, bentuk surat boleh tidak standar, dan tidak menggunakan bahasa resmi. Contoh: undangan rapat keluarga, undangan syukuran, dan undangan rapat karang taruna.

3. Undangan Tidak Resmi

    Undangan tidak resmi adalah undangan yang mengatasnamakan perseorangan yang ditujukan ke persorangan untuk kepentingan pribadi. Contoh: undangan ulang tahun, undangan perayaan. Undangan ini mewakili satu orang saja.

B. Perubahan Wujud Benda yang Dipengaruhi oleh Kalor

Perubahan wujud benda yang dipengaruhi oleh kalor dapat terjadi di sekita kita. Amatilah kapur barus di lemari pakaian kalian! kapur barus yang kalian taruh di lemari lama-kelamaan akan mengecil, kemudian akan menghilang. Ke mana menghilangnya kapur barus tersebut? Kapur barus merupakan benda padat, dalam waktu tertentu dapat berubah menjadi gas. Perubahan dari padat ke gas tersebut dipengaruhi oleh kalor. Kapur barus tersebut mengalami penyubliman. Jadi, menyublim adalah peristiwa berubahnya wujud benda dari padat menjadi gas.

C. Kegiatan Pembangunan dalam Mengisi Kemerdekaan

Kini, Indonesia telah merdeka dan berdaulat. Namun, banyak hal yang harus dilakukan untuk mengisinya dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia yang seutuhnya seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini. Generasi penerus bangsa harus mengupayakan agar pembangunan manusia seutuhnya ini dapat dilakukan terus-menerus dengan berbagai cara. 

Cara-cara yang dapat dilakukan antara lain adalah mencintai dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Hal ini dapat dimulai dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila sebagai dasar negara dan mengenal budaya bangsa sendiri. Rasa cinta tanah air dan bangsa dapat dipupuk dan dilakukan dengan kegiatan-kegiatan sederhana, seperti mengunjungi berbagai daerah di Indonesia dan mengenal cara hidup dan nilai-nilai masyarakatnya. 

Selain itu, kemerdekaan harus diisi dengan membangun kualitas manusia Indonesia. Para pemuda hendaknya dapat menggunakan masa kemerdekaan bangsa dengan menuntut ilmu setinggi-tingginya dan berkarya untuk membangun negara sendiri. Berbagai ilmu dan teknologi hendaknya dikuasai untuk memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara dan untuk menuju masyarakat Indonesia yang sejahtera.

LATIHAN SOAL Materi Kelas 5 Tema 7 Subtema 3 Pembelajaran 1 --> KLIK DISINI



Posting Komentar

0 Komentar