Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 7 Subtema 3 Pembelajaran 4

 Rangkuman Materi Kelas 4 Tema 7 Subtema 3 Pembelajaran 4 

A. Keragaman Ekonomi di Indonesia

1. Aktivitas Ekonomi di Bidang Pertambangan 

Di wilayah Indonesia terdapat barang tambang minyak dan gas (migas) serta barang tambang nonmigas. Contoh barang tambang nonmigas antara lain emas, perak, tembaga, batu bara, bijih besi, nikel, aluminium, intan, pasir besi, dan bauksit. 

Barang tambang bersifat tidak dapat diperbaharui sehingga perlu dieksplorasi dengan bijak. Ketersediaan barang tambang harus dijaga bagi kebutuhan masa kini dan masa mendatang. Selain itu, perlu dicari sumber daya alam alternatif agar sumber daya alam tidak lekas habis.

2. Aktivitas Ekonomi di Bidang Industri 

Industri merupakan usaha mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Bahan mentah bersumber dari sumber daya alam. Adanya aktivitas industri dapat meningkatkan nilai dan kualitas suatu barang. Aktivitas industri dapat dilakukan oleh perorangan, kelompok, maupun badan usaha. Contoh industri di Indonesia antara lain industri otomotif, konveksi, elektronik, sepatu dan sandal, ban, pengalengan ikan, minuman dan makanan, serta pupuk. 

3. Aktivitas Ekonomi di Bidang Perdagangan

Perdagangan dilakukan masyarakat untuk menyalurkan barang dan/atau jasa dari produsen ke konsumen. Barang dagangan dapat berupa hasil pertanian, peternakan, perikanan, hutan, dan barang industri. Aktivitas perdagangan bisa dilakukan tanpa perantara ataupun dengan perantara. Produsen dapat langsung menjual atau menyalurkan barang dan/ atau jasa kepada konsumen. Jika ada perantara, produsen menggunakan perantara untuk menyalurkan barang dan/atau jasa kepada konsumen. Contoh perantara dalam perdagangan antara lain pedagang besar (grosir), agen, dan pedagang eceran. Pada perkembangannya, aktivitas perdagangan juga melibatkan masyarakat luar negeri. Kegiatan perdagangan antarnegara inilah dikenal dengan sebutan ekspor impor.

4. Aktivitas Ekonomi di Bidang Jasa 

Sebagai negara kepulauan, wilayah Indonesia dihubungkan selat dan laut. Untuk menjangkau antarpulau dibutuhkan sarana transportasi. Di Indonesia sarana transportasi meliputi transportasi darat, udara, dan laut. Tidak hanya itu, untuk menjalin komunikasi juga diperlukan sarana komunikasi. Kedua sarana ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat di bidang jasa. Aktivitas jasa merupakan kegiatan layanan kepada masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Aktivitas jasa lainnya antara lain jasa perbankan dan keuangan, jasa kesehatan, jasa pendidikan, jasa konsultasi hukum, jasa pariwisata, dan jasa lainnya. 

B. Sikap Toleransi terhadap Keragaman

Toleransi berasal dari bahasa Latin, tolerare yang artinya dengan sabar membiarkan sesuatu. Toleransi dapat diartikan sebagai perilaku terbuka yang menghargai segala perbedaan yang ada dengan sesama manusia. Bersikap toleransi berarti bersikap sabar, menahan diri, serta menghargai dan berhati lapang terhadap orang-orang yang memiliki perbedaan pendapat. Berikut bentuk sikap toleransi terhadap keragaman suku, budaya, agama, ras, dan gender.

1. Toleransi dalam Keragaman Agama

Kebebasan beragama dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya pasal 29 ayat (2) yang berbunyi ”Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. Dengan adanya jaminan kemerdekaan beragama tersebut, segenap warga negara Indonesia hendaknya mengembangkan sikap toleransi antarumat beragama. Sikap toleransi antarumat beragama dapat diwujudkan dalam bentuk tindakan seperti berikut. 

a. Tidak menghina agama yang diyakini orang lain. 

b. Tidak memaksakan agama kepada orang lain. 

c. Menghormati agama yang diyakini orang lain. 

d. Beribadah dengan baik sesuai ajaran agama yang dianut. 

e. Hormat menghormati dan saling bekerja sama antarumat beragama. 

f. Memberi kesempatan kepada pemeluk agama lain untuk beribadah. 

g. Menjaga kerukunan antarumat beragama, intern umat beragama, dan antar umat beragama dengan pemerintah.

2. Toleransi dalam Keragaman Suku dan Ras

Sikap toleran dalam keragaman suku dan ras dapat kita tunjukkan dalam bentuk sikap dan perilaku baik kepada siapa pun tanpa membedakan suku dan ras mana pun. Selain itu, kita senantiasa menghargai dan menghormati harkat dan martabat setiap manusia dengan mengembangkan semangat persaudaraan dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Dalam pergaulan sehari-hari, kita harus bisa menerima suku-suku dan ras bangsa lain. 

3. Toleransi dalam Keragaman Sosial Budaya

Kita sebagai generasi penerus bangsa hendaknya senantiasa menghormati, melestarikan, dan mengembangkan berbagai bentuk warisan sosial dan budaya Indonesia. Bagaimanakah caranya? Tentu saja dengan bersikap toleran demi mempertahankan keanekaragaman sosial budaya dalam bentuk tindakan seperti berikut.

a. Bangga terhadap kebudayaan dalam negeri.

b. Menyaring budaya asing yang masuk Indonesia. 

c. Mengetahui dan selalu mencari informasi keanekaragaman budaya bangsa Indonesia. 

d. Menghormati kelompok lain yang menjalankan kebiasaan sosial dan adat istiadatnya. 

e. Menghargai hasil kebudayaan suku bangsa lain. 

f. Mempelajari dan menguasai seni budaya bangsa sesuai minat dan kesenangannya. 

g. Melestarikan dan mengembangkan berbagai jenis seni tradisional seperti seni tari, seni musik, dan seni pertunjukan.

4. Toleransi dalam Keragaman Gender dan Mengembangkan Kesetaraan Gender

Keragaman gender dapat menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia, apabila masyarakat Indonesia menyadari bahwa setiap manusia memiliki hak, kewajiban, dan tanggung jawab yang sama. Adapun sikap yang dapat dikembangkan dalam menghormati keragaman gender adalah sebagai berikut.

a. Tidak membeda-bedakan laki-laki dan perempuan dalam berteman. 

b. Memberikan hak yang sama antara laki-laki dan perempuan. 

c. Tolong-menolong tanpa membedakan jenis kelamin.  

LATIHAN SOAL Materi Kelas 4 Tema 7 Subtema 3 Pembelajaran 4 --> KLIK DISINI

Posting Komentar

0 Komentar