Guber News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


TARI BEKSAN WIRENG

TARI BEKSAN WIRENG

Tari (beksan) Wireng adalah jenis tarian tua dalam kebudayaan masyarakat Jawa. Sebuah tari yang memberi penggambaran tentang “Wira” atau perwira dan “Aeng” yaitu prajurit yang unggul.

Oleh karena itu Tari Wireng adalah tari yang bertemakan perang sebagai usaha agar prajurit istana tangkas dalam olah keprajuritan atau latihan perang. Biasanya tari ini dibawakan oleh dua orang penari dengan menggunakan kostum seperti seorang prajurit.

Beksan Wireng adalah kesenian adiluhung yang bersumber dari Kraton Jawa. Dalam hal ini, Kasunanan Surakarta sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa, serta Pura Mangkunegaran yang terus melestarikannya.

Bahkan ketika merujuk pada Serat Centhini, tarian Wireng telah ada sejak abad ke-11 sebagai zaman Jenggala-Kediri. Di masa itu telah ada beberapa jenis Tari Wireng, baik yang menggunakan senjata maupun tanpa senjata.

Secara garis besar, Tari Wireng merupakan tari peperangan yang khas. Ciri-cirinya, termasuk menyajikan perang tanding dengan melibatkan dua orang penari namun tidak ada kalah menang.

Tari ini juga tidak mengambil suatu cerita dan berlangsung tanpa ontowacono (dialog). Selain itu, bentuk tarian maupun pakaiannya sama dan disajikan dengan iringan gending satu dan dua, dimulai oleh gendhing ladrang untuk kemudian diteruskan oleh gendhing ketawang.

Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar!

1. Apa latar belakang tari Wireng?

2. Apa kondisi yang digambarkan dari tarian Wireng?

3. Sebutkan jumlah penari dalam tari Wireng dan nama panggung dari masing-masing penarinya!

4. Apa tujuan dari tari Wireng?

5. Sebutkan 4 properti yang digunakan dalam tari Wireng!

Sumber: 

    www.blogkulo.com

Posting Komentar

0 Komentar